Gubernur Ditantang Kelola Mineral Ikutan

Muri_Setiawan    •    Selasa, 31 Oktober 2017 | 10:41 WIB
Viral
Ilustrasi
Ilustrasi

WOWVIRAL - Gubernur Bangka Belitung (Babel), tidak saja sebatas melarang ekspor mineral ikutan timah, seperti logam tanah jarang. Justru pemerintah mencari terobosan pengelolalan mineral ikutan sehingga memberikan keuntungan bagi masyarakat Babel. 

“Gubernur supaya tidak sekadar berwacana pelarangan ekspor tanah jarang, kami di dewan mendukung penuh jika pelarangan ekspor mineral logam tanah jarang untuk dikelola sehingga memberikan keuntungan yang luar biasa bagi Babel,” kata Syamsuhari Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Babel, Selasa (31/10/17).

Untuk pengelolaaan mineral logam tanah jarang ini, menurut Syamsuhardi tidak mudah, butuh tekhnologi.

"Saat ini teknologinya dikuasai oleh China. Wacana pengelolaan logam tanah jarang ini sudah dari dulu, tapi tak pernah terealisasi karena nilai investasinya besar. Jangankan investasi logam tanah jarang, untuk membangun industri timah seperti tin chemical saja gak jadi-jadi,” tukas Syamsuhardi.

Saat ini Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung merancang peraturan gubernur (Pergub) tentang  larangan ekspor mineral ikutan timah, logam tanah jarang.

"Aturan larangan ini agar dikaji lebih lanjut dan mendalam melibat para ahli dan badan atau lembaga yang memang ahli di bidangnya sehingga tak saja larangan, tapi pengelolaannya yang memberi manfaat bagai masyarakat itu yang sangat penting,” ujar Syamsuhardi.

Rencananya proses pengolahan mineral ikutan ak



1   2      3