Anggota KPU Terlibat Ormas Diminta Mundur

Anjar Sujatmiko    •    Jumat, 10 November 2017 | 14:58 WIB
Pilkada
Fahrurrozi, Ketua KPU Babel. (dok.kpu.babel)
Fahrurrozi, Ketua KPU Babel. (dok.kpu.babel)

WOWPANGKALPINANG -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia telah menerbitkan surat nomor 666/SDM.12-SD/05/KPU/XI/2017 tentang Pengunduran diri dari kepengurusan organisasi kemasyarakatan (Ormas). Surat Ini mengacu pada telah ditetapkannya Undang-undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

Dalam UU No 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, Pasal 21 ayat (1) huruf K syarat untuk menjadi calon KPU, KPU Provinsi, atau KPU Kabupaten/Kota adalah bersedia mengundurkan diri dari kepengurusan organisasi kemasyarakatan yang berbadan hukum dan tidak berbadan hukum apabila telah terpilih menjadi anggota KPU, KPU Provinsi, atau KPU Kabupaten/Kota, yang dibuktikan dengan surat pernyataan.

Saat dikonfirmasi, Ketua KPU Provinsi Bangka Belitung Fahrurrozi mengaku sudah menerima surat tersebut.

Untuk itu dirinya mengatakan akan segera melakukan sosialisasi kepada seluruh anggota KPU baik provinsi maupun kabupaten dan kota agar dapat mematuhi aturan tersebut.

"Langkah kami segera mensosialisasikannya kepada seluruh anggota KPU di Babel dan segera melaksanakannya," ujar Oji sapaan akrabnya, melalui WhatsApp, Jumat (10/11/17).

Sampai saat ini ia tidak bisa memastikan apakah ada anggota KPU yang terlibat dalam ormas. Namun jika nantinya ditemukan ada anggota yang terlibat dalam Ormas maka harus mundur dengan dibuktikan dengan SK pemberhentiannya.

"Segera akan kami klarifikasi. Jika ada yang masih aktif di ormas,



1   2