Tiga Faktor Ini Penyebab Birokrasi Terjun ke Politik Praktis

Anjar Sujatmiko    •    Senin, 18 Desember 2017 | 14:55 WIB
Pilkada
Ibrahim.(net)
Ibrahim.(net)

WOWPOLITIK -- Kalangan birokrat akhir - akhir ini kerap menjadi pilihan partai politik untuk menjadi sosok figur yang dimajukan dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) baik untuk menjadi no satu atau menjadi pilihan di nomor dua.

Dosen Politik Universitas Bangka Belitung (UBB) Ibrahim menuturkan fenomena bermunculannya kalangan figur birokrasi terjun ke dunia politik menandakan bahwa bahwa garis pemisah antara birokrasi dan politik semakin tipis.

"Tipis dalam konteks bahwa dunia politik elektoral bukan lah barang tabu bagi para kaum birokrat," Ujar Ibrahim, Senin (18/12/2017) kepada WOWBABEL.COM.

Menurut Ibrahim, ada tiga faktor yang menjadi pertimbangan ketika kalangan birokrat tersebut mengambil pilihan untuk terjun ke dunia politik praktis. Yang pertama dengan hadirnya figur dari kalangan birokrat ini menandakan bahwa figur pemimpin suatu daerah tidak lagi di monopoli oleh kalangan politis yang berlatar belakang parpol.

"Ada kondisi dimana perluasan akses melalui jalur partai politik dan perseorangan semakin membuka peluang bagi banyak figur yang mumpuni dan berhasrat untuk turut berlaga. Artinya, saya melihat bahwa fleksibilitas latar belakang figur yang tercipta mendorong domain politik tidak lagi dimonopoli oleh kalangan politisi berlatarbelakang parpol," terang Ibrahim.

Lalu yang kedua, Ibrahim melihat ada keberanian yang ditujukan oleh kalangan birokrat untuk keluar dari zona nyaman.

"Ada keberanian untuk keluar



1   2