Tiga Burung Langka Dilepasliarkan di Wisata Mangrove Kurau

Endi    •    Kamis, 21 Desember 2017 | 12:40 WIB
Lokal
Pelepasan hewan langka di Hutan Mangrove Mujang Kurau, Rabu (20/12/2017).(dag)
Pelepasan hewan langka di Hutan Mangrove Mujang Kurau, Rabu (20/12/2017).(dag)

WOWPANGKALPINANG -- Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Selatan Wilayah Bangka bersama Animal Lovers Bangka Island (Alobi) dan Generasi Pemuda Pecinta Alam (Gempa) 01 Desa Kurau, Rabu (20/12), melepas tiga jenis burung langka ke kawasan konservasi Hutan Wisata Mangrove Mujang Kurau Kecamatan Koba, Bangka Tengah.

Ketiga jenis burung langka tersebut, yakni burung elang gondol, bangau da beo. Hutan Bakau ini sengaja dipilih lantaran aman dari perburuan liar dan biasa melindungi hewan langka tersebut.

Menuju lokasi pelepasan, tim harus menempuh waktu sekitar 30 menit, dengan mengarungi sungai yang membelah Hutan Magrove Mujang menggunakan perahu cepat milik warga setempat.

Kepala BKSDA Babel, Dedi Susanto mengatakan burung langka yang dilepas itu merupakan hasil penyerahan masyarakat secara sukarela melalui Alobi.

“Kami dari BKSDA Sumsel Wilayah Bangka, Alobi bersama Gempa Desa Kurau melepaskan beberapa jenis burung satwa liar, yaitu burung elang gondol, bangau dan beo. Burung ini hasil penyerahan dari masyarakat di pulau Bangka, dengan tulus menyerahkan melalui Alobi. Dan Alobi meminta kami dari BKSDA dan Gempa untuk melepas ke kawasan konservasi ini. Kami harap masyarakat Bangka lebih sadar melestarikan satwa untuk kita semua,” ujar Dedi kepada wartawan disela-sela kegiatan itu.

Ketua Alobi, Lanka Sani, menyebut, jika semua satwa yang diserahkan masyarakat ke Alobi, selalu dikoordinasikan dengan BKSDA selaku ins



1   2      

Topik