Penunjukan Pjs Walikota Janggal

Abeng    •    Selasa, 20 Februari 2018 | 11:13 WIB
Lokal
Upacara perpisahan Walikota Pangkalpinang, M. Irwansyah, 9 Februari 2018 lalu. (Yanto/wowbabel.com)
Upacara perpisahan Walikota Pangkalpinang, M. Irwansyah, 9 Februari 2018 lalu. (Yanto/wowbabel.com)

WOWLOKAL - Penugasan Asyraf Suryadin sebagai Pjs Walikota Pangkalpinang dianggap janggal. Gubernur Babel dinilai tak paham aturan. 

Asyraf baru sekali menjadi Kepala Biro Kesra Provinsi Babel sebagai pejabat eselon 2 B, sementara sebagai Pjs Walikota dia membawahi Sekda Kota Pangkalpinang  dengan eselon lebih tinggi 2A.

"Sekda  eselon 2A dan golongan lebih senior dari  pjs wako, ini saja  menunjukkan gubernur tidak faham manajemen SDM dan melanggar etika birokrasi," kata Huzarni Rani  yang pernah menjabat Pjs Bupati Bangka Barat, Selasa (20/2/2018).

Huzarni menambahkan untuk penunjukan Pjs Bupati/Walikota sudah diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 74 tahun 2016.

"Permendagri yang mengatur tentang penunjukan pj, pjs minimal eselon 2A karena Sekda kota/kabuparen eselon 2A tidak boleh yunior membawahi senior," tukas Huzarni.

Tidak hanya dirinya, Huzarni mendapat informasi jika ASN di Pemkot pun menyesalkan penunjukan Asyraf yang  baru sebagai Kepala Biro Kesra Pemprov Babel.

"Dari segi golongan lebih yunior dari seluruh eselon 2B di Pemkot  seperti staf ahli, assisten dan kepala  OPD," ujar Huzarni.

Keputusan Gubernur Babel, menurut Huzarni menunjukan arogansinya dan melakukan pendekatan kekuasaan dalam menentukan jabatan.

"Sape pun bisa ditunjuk walaupun tidak memenuhi syrat dan tidak layak. Inikan arogan,"  tambah Huzarni.