Tergiur Jadi Satpam PT Timah Tbk, Aldi Malah Rugi Rp 18 Juta

Dani    •    Jumat, 30 Maret 2018 | 07:13 WIB
Lokal
Barang bukti berupa seragam satpam yang berhasil diamankan Polres Bangka Barat dalam kasus dugaan penipuan.
Barang bukti berupa seragam satpam yang berhasil diamankan Polres Bangka Barat dalam kasus dugaan penipuan.

WOWMUNTOK – Lantaran tergiur menjadi anggota satuan pengamanan (Satpam) di PT Timah, Aldi Lesmana (21) warga Kampung Sawah Kelurahan Tanjung Kecamatan Muntok mengalamai kerugian Rp 18 juta akibat ditipu oleh Rahmat Fitrah.

Aksi penipuan ini bermula ketika Minggu (8/10/2017) lalu sekitar pukul 19.30 WIB, Rahmat Fitrah mendatangi kediaman Aldi di Kampung Sawah Kelurahan Tanjung. Saat itu Rahmat menawarkan Aldi untuk menjadi anggota Satpam di PT Timah Tbk melalui pihak ketiga.

Rahmat mengatakan saat ini tidak ada pembukaan tenaga Satpam di PT Timah Tbk, namun bisa diterima melalui jalur belakang. Aldi pun tertarik lantaran memang belum memiliki pekerjaan tetap.

Beberapa hari kemudian Rahmat datang kembali dan meminta uang sebesar Rp 3.000.000 dengan alasan untuk keperluan mempermudah berkas. Selang satu minhggu kemudian Rahmat  datang kembali dan meminta uang sebesar Rp. 5.000.000 dengan alasan untuk melancarkan berkas. Satu minggu kemudian Rahmat datang kembali dan meminta uang sebesar Rp. 5.000.000 serta menyerahkan seragam Satpam kepada Aldi.

Satu minggu kemudian, lagi-lagi Rahmat meminta uang sebesar Rp 5.000.000 dengan alasan untuk mengurus surat penempatan kerja untuk Aldi. Beberapa hari kemudian Rahmat datang membawa surat tugas penempatan untuk Aldi di Sungailiat.  Rahmat juga meminta agar pada tanggal 3 Januari, Aldi beserta orangtuanya datang ke PT Cakra di Pangkalpinang untuk memastikan kebenaran penempatan tugas.

Namun saa



1   2