MoU Pelajar Babel ke Taiwan Melalui Yayasan PGRI dan Polman Babel

Anjar Sujatmiko    •    Kamis, 10 Januari 2019 | 14:25 WIB
Viral
M. Soleh, Kepala Dinas Pendidikan Pemprov Babel. (wowbabel)
M. Soleh, Kepala Dinas Pendidikan Pemprov Babel. (wowbabel)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com – Kepala Dinas Pendidikan (Kadindik) Provinsi Bangka Belitung, M. Soleh mengungkapkan fakta baru.

Dirinya membenarkan bahwa MoU yang ditandatangani Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman dengan pihak perguruan tinggi Hong Fu Internasional Technology Taiwan telah dibatalkan. Hal ini dikarenakan MOU tersebut belum melalui mekanisme yang sesuai aturan, seperti belum adanya persetujuan dari pihak DPRD Babel.

Akan tetapi, sebelum dibatalkan pihaknya segera menunjuk Yayasan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Babel untuk menjalin kerjasama dengan empat universitas di Taiwan.

“Sebelum dibatalkan, kita sudah konsultasi ke Kemelu, Mendagri supaya MoU ini dirubah jangan melalui pemerintah daerah. Karena kita (indonesia) tidak ada hubungan diplomatik ke sana. Sebaiknya melalui swasta, jadi Dinas Pendidikan menunjuk yayasan PGRI untuk menjalin kerjasama dengan keempat universitas tempat mahasiwa Babel kuliah,” ujarnya, Kamis (10/1/2019) melalui sambungan telepon.

Selain melibatkan yayasan PGRI, untuk mengembangkan program kuliah di Taiwan, pihak Pemprov juga akan menggandeng Politeknik Manufactur (Polman) Babel. Mengingat saat ini Polman Babel sudah bekerjasama dengan delapan universitas yang ada di Taiwan. 

“Yayasan PGRI memiliki batasan hingga SMA. Maka untuk mengembangkan, Pemprov Babel melakasankan MoU dengan Polman, dan Polman jalin kerjasama dengan universitas di Taiwan. Sehingga



1   2