Jembatan Emas Rusak, 400 Tenaga bongkar Muat Pelabuhan Menganggur

Endi    •    Kamis, 07 Februari 2019 | 16:20 WIB
Ekonomi
Jembatan tidak bisa dilintasi, dalam proses perbaikan. Plang yang tertulis di pintu masuk Jembatan EMAS. (wowbabel)
Jembatan tidak bisa dilintasi, dalam proses perbaikan. Plang yang tertulis di pintu masuk Jembatan EMAS. (wowbabel)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com - Tak hanya merugikan perusahaan jasa angkutan pelayaran, rusaknya jembatan EMAS, akan berdampak ke perekonomian di pulau Bangka. Sebab, alur dibawah jembatan ini merupakan satu-satunya akses kelaur masuk ke pelabuhan Pangkalbalam.

"Pelabuhan Pangkalbalam ini adalah gerbang utama perekonomian di Bangka, karena pelabuhan Pangkalbalam menyalurkan 85 persen kebutuhan primer dan sekunder di Pulau Bangka. Jadi kalau jembatan itu dibiarkan lama tidak diperbaiki, saya khawatir perekonomian di Bangka bisa terganggu dan berdampak pada relung kehidupan masyarakat," papar Ketua Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat Pelabuhan Pangkalbalam, Hazali.

Hazali berharap, jembatan segera diperbaiki agar tidak terjadi hal yang tak diinginkan.

"Ada sekitar 400 anggota kita yang saat ini sudah tak berkerja, belum lagi pekerja pelayaran lainnya itu cukup banyak, dan masih banyak laginya," tukasnya.

Diberitakan sebelumnya, Jembatan Emas, sejak empat hari belakangan rusak dan tidak bisa difungsikan. Celakanya, jembatan dengan sistem buka tutup itu rusak dalam keadaan tertutup, akibatnya arus keluar masuk pelayaran terganggu. Sejumlah perusahan jasa angkutan laut mengalami kerungian hingga milyaran rupiah.

Kepala Cabang PT Bangka Jaya Line, Eko Supriyadi mengaku, sebanyak dua kapal milik perusahaannya kini tertahan karena tak bisa keluar masuk pelabuhan.

"Kalau jembatan tertutup otomatis kapal kita



1   2