BPOM Pangkalpinang Pantau Transaksi Obat dan Makanan Ilegal di Media Online

Tim_Wow    •    Minggu, 10 Februari 2019 | 16:06 WIB
Lokal
Hermanto, Kepala BPOM Pangkalpinang. (Firman/ WowBabel)
Hermanto, Kepala BPOM Pangkalpinang. (Firman/ WowBabel)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com - Kepala Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Pangkalpinang Hermanto mengatakan, akan terus mengawasi peredaran jual beli obat dan makanan yang kian marak di Bangka Belitung via media online.

Seperti salah satunya, jual beli obat dan makanan online sudah menjadi fokus kita secara nasional, termasuk juga di Bangka Belitung ini. 

"Kami akan selalu melakukan pengawasan ke media-media online, baik itu media sosial (medsos) maupun website-website online," ujar Kepala BPOM Pangkalpinang, Hermanto, ditemui disela-sela acara "Car Free Day" dalam rangka memperingati hari ulang tahun (HUT) ke- 18 BPOM, di Alun-alun Taman Merdeka (ATM) Pangkalpinang, Minggu (10/2/2019).

Lanjut Hermanto, selain dalam pengawasan, pihaknya juga akan terus menelusuri indikasi temuan obat dan makanan yang diduga tidak memenuhi ketentuan alias ilegal.

"Memang ada beberapa yang kita telusuri, namun memang masih kami temui ada yang menjual nyatanya tidak memenuhi ketentuan, tapi ada juga mereka yang tidak tahu," paparnya.

Tambah Hermanto, ada juga pihak yang menjual produk ilegal dan untuk produk yang ilegal telah dilakukan pemusnahan.

"Pelaku usaha yang tetap membandel akan diberikan sanksi yang tegas berupa proses hukum," jelas Hermanto.

BPOM meminta kepada pelaku usaha untuk tidak mengulangi lagi menjual produk ilegal dalam bentuk pernyataan tertulis, dan apabila mengulangi lagi akan diberikan sanksi yang



1   2