Eko Khawatir dengan Nasib Petani Lada

ADVERTORIAL    •    Selasa, 12 Februari 2019 | 10:35 WIB
Lokal
Anggota DPR RI Fraksi Demokrat, Eko Wijaya.(ist)
Anggota DPR RI Fraksi Demokrat, Eko Wijaya.(ist)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com -- Anggota DPR RI Fraksi Demokrat, Eko Wijaya mengatakan khawatir dengan nasib para petani di Propinsi Bangka Belitung. Murahnya harga lada ini dikhawatirkan akan mengganggu perekonomian masyarakat. Apalagi pada pertengahan tahun akan banyak pengeluaran masyarakat.

"Pemerintah harusnya hadir memberikan solusi untuk mengatasi harga lada Babel ini lebih mahal. Padahal, dunia international tahu, brand muntok white papper itu lada yang paling berkualitas," tukas Eko Wijaya, Selasa (11/2/2019)

Ketua DPD Partai Demokrat ini menyarankan pemerintah Propinsi Bangka Belitung untuk segera menghadirkan atau menciptakan pasar lada di Bangka Belitung. Selama ini pasar lada justru berada di luar Bangka Belitung.

"Saya percaya, kalau pasar ladanya ada di Bangka Belitung tentunya harga lada akan lebih tinggi. Lada yang paling berkualitas itu adanya di Bangka Belitung Dan ini juga bisa memangkas aktifitas tengkulak yang selama ini memainkan harga dan merugikan petani,"sebut Eko

Menurut Eko, jika pemerintah Propinsi Bangka Belitung telah melakukan berbagai program untuk meningkatkan harga lada petani. Salah satunya dengan program resi gudang. Akan tetapi, program ini ternyata belum memberikan andil besar menaikkan harga lada di Bangka Belitung. Karenanya harus ada strategi dan cara baru untuk menaikkan harga lada ini.

Eko Wijaya menambahkan, yang paling kerang dikeluhkan oleh petani adalah harga



1   2      3