Mangkir Panggilan Bawaslu, Erzaldi Salahkan Bawahannya

Endi    •    Selasa, 12 Februari 2019 | 17:45 WIB
Lokal
Gubernur Babel Erzaldi Rosman meninggalkan kantor Senta Gakkumdu Bawaslu Babel. (WowBabel)
Gubernur Babel Erzaldi Rosman meninggalkan kantor Senta Gakkumdu Bawaslu Babel. (WowBabel)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com - Setelah sempat mangkir, akhirnya Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman, Selasa (12/2/2019) sore legowo diperiksa Bawaslu atas dugaan melakukan kampanye untuk salah satu capres di jam kerja.

Namun, Erzaldi membantah dirinya sengaja mangkir dari panggilan tersebut. Ia menyebut bawahannya tidak menyampaikan surat panggilan pertama dari Bawalu untuk dirinya beberapa waktu lalu itu. 

"Yang panggilan pertama bukan saya mangkir, karena surat itu tidak saya terima. Pada saat pemanggilan kedua saya baca di koran baru saya cek ke sekretaris, tapi fisiknya sampai, saya belum lihat, mungkin keselip dan saya akan tanyakan ke pimpinan TU sejauh mana surat itu nyelipnya," terang Erzaldi, kepada wartawan.

Erzaldi diperiksa Bawaslu lantaran diduga melakukan kampanye di jam kerja untuk salah satu paslon capres. Dugaan dukungan itu dilakukan dengan pose dua jari membetuk huruf L, mirip simbol dukungan salah satu capres.

"Saya  dipanggil sehubungan diduga melakukan salam yang mengarahkan pada salah satu paslon presiden, maka saya katakan itu bukan untuk salah satu paslon tetapi itu adalah salam lestari yang spontan kita lakukan dan diucapkan secara bersama-sama sekaligus mau masang tanda seperti ini (L)," jelas Erzaldi.

Sementara itu, Bawaslu sedang memproses kasus ini, jika ditemukan maka konsekuensi hukum harus diterima sekalipun bagi seorang Gubenur.

"Percayakan kepada kami, kami akan menyelesaikan i



1   2