MUI Babel Larang Perayaan Valentine Day

Tim_Wow    •    Rabu, 13 Februari 2019 | 20:57 WIB
Lokal
ilustrasi.(net)
ilustrasi.(net)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com -- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bangka Belitung mengimbau agar umat Islam tidak merayakan Valentine Day yang jatuh pada Kamis (14/2/2019).

Imbauan ini dikeluarkan lantaran menurut kepercayaan agama Islam sangat melarangkan perayaan itu, bahkan kegiatan itu dapat menjerumus ke ranah kemaksiatan bagi kalangan kawula muda.

Sekretaris MUI Bangka Belitung, Ari Sriyanto mengatakan pada perayaan yang bertemakan kasih sayang tersebut, banyak kalangan anak muda umat Islam di Indonesia khususnya Bangka Belitung yang merayakannya. Anak muda umat Islam terlihat memberikan kasih sayang dalam bentuk ucapan disertai bingkisan coklat, pelukan, bahkan ciuman, hingga ujung-ujungnya terjerumus ke arah perbuatan maksiat.

“Pengalaman di kota-kota besar justru di Hari Valentine, diartikan sebagai ajang berbuat maksiat. Jadi, agama Islam telah melarang kita untuk merayakan dan ditambah lagi kita berbuat maksiat, maka dosanya itu dua kali lipat tentunya,” kata Ari kepada wowbabel.com di Pangkalpinang, Rabu (13/2/2019).

Menurut Ari perayaan Valentine Day merupakan adat kaum Jahiliyah. Sedangkan menurut fatwa MUI, tidak ada ajaran-ajaran tersebut di dalam Al Quran maupun Al Hadits, dikarenakan Hari Valentine diambil dari kisah Romawi Kuno yang membahas masalah percintaan dari Dewa Juno  selaku pelopor pada saat itu.

“Jadi, menurut kisah yang diambil dari zaman Romawi Kuno yang dilakukan kaum Jahiliyah hingga



1   2      3