[OPINI] Peluang Calon Legislatif (Caleg) Online

Jurnalis_Warga    •    Rabu, 13 Februari 2019 | 01:51 WIB
Opini
Oktav Mayang Rencie. (Ist)
Oktav Mayang Rencie. (Ist)

KEMAJUAN teknologi komunikasi di era Millenial saat ini begitu berkembang pesat, berhubungan melalui jaringan komunikasi antar kerabat, rekan serta keluarga lebih mudah dari waktu lampau sebelum ponsel menjadi kebutuhan pendamping seperti saat ini. 

Selain manfaat ponsel sebagai alat komunikasi, perusahaan pengembang ponsel terus menggenjot manfaat ponsel hingga sampai pada kepentingan bussiness dan perangkat komunikasi massal. 

Hal ini menjadikan ponsel tidak hanya sebagai alat komunikasi dua arah namun mampu menjadi perangkat komunikasi dan transaksi elektronik secara massal. 

Indonesia sebagai negara hukum mengatur tentang “informasi serta transaksi elektronik, atau teknologi infomasi secara umum melalui Undang - Undang Nomor 11 Tahun 2018” dan lazim disebut UU ITE. 

UU ini memiliki yuridiksi yang berlaku untuk setiap orang yang melakukan perbuatan hukum sebagaimana diatur dalam undang - undang ini, baik yang berada di wilayah Indonesia maupun berada diluar wilayah hukum Indonesia dan/atau diluar wilayah hukum Indonesia dan merugikan kepentingan Indonesia, (Wilkipedia).  Undang - undang ini tentunya bertujuan mengatur batasan prilaku kehidupan di masyarakat pengguna ponsel agar tetap menjaga nilai-nilai dan norma-norma yang berlaku bagi setiap individu di negeri ini sehingga tidak merugikan orang lain atau penyalahgunaan yang melawan hukum.  

Seiring dengan inovasi kecanggihan ponsel berbasis android, para pengg



1   2      3