Tarif Bakal Naik, Ini Tanggapan PGDI Pangkalpinang

Jurnalis_Warga    •    Rabu, 13 Februari 2019 | 16:10 WIB
Lokal
Logo PDGI.(net)
Logo PDGI.(net)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com -- Kementerian Perhubungan (Kemenhub) pada Maret 2019 mendatang akan menaikan tarif ojek online (ojol). Tak hanya itu Kemenhub juga akan mengatur penetapan batas atas dan bawah tarif, pengaturan tentang suspend serta keselamtan pengemudi.

Hal tersebut  menimbulkan pro dan kontra, tak terkecuali dari asosiasi driver ojol atau Persatuan Driver Gojek Indonesia (PDGI).

Menanggapi hal itu, Ketua PGDI Cabang Pangkalpinang Bram, Selasa (12/2/2019),  mengatakan rencana kenaikan tersebut masih wajar dan tidak akan berpengaruh banyak terhadap pengguna jasa ojol.

Menurut Bram, tarif baru yang akan diterapkan jumlah kenaikannya tidak terlalu signifikan dan masih dapat dijangkau masyarakat dari berbagai kalangan.

"Kenaikan ini masih tergolong wajar karena tidak signifikan," kata Bram ketika dihubungi wowbabel.com.

Bram berharap pihak terkait harus dilibatkan dalam proses pembuatan kebijakan sehingga tidak ada pihak yang merasa dirugikan.

"Saya harap dalam menentukan kebijakan penetapan tarif ojol, alangkah baiknya dikomunikasikan antara pemerintah, pihak provider (penyedia jasa layanan), driver, dan masyarakat sebagai pengguna jasa, sehingga didapatkan win win solution terkait permasalahan ini,"  tukas Bram.(fkh/wb)