Ini Reaksi Pelanggan jika Tarif Ojol Naik

Tim_Wow    •    Kamis, 14 Februari 2019 | 11:04 WIB
Lokal
ilustrasi.(net)
ilustrasi.(net)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com -- Rencana kenaikan tarif ojek online (ojol) menuai beragam reaksi dari berbagai kalangan. Tak terkecuali dari para konsumen ojol di Kota Pangkalpinang,

Faisal Cholid salah satunya. Mahasiswa Universitas Bangka Belitung (UBB) Jurusan Ilmu Politik semester enam ini menilai, penggunaan jasa ojol khususnya di Pulau Bangka hanya diperlukan saat keadaan mendesak, bukan sebagai kebutuhan pokok seperti di kota-kota besar lainnya.

"Karena kita di Bangka beda dengan daerah lain. Di Bangka setiap orang punya kendaraan sendiri. Jadi ojol ataupun angkutan umum hanya digunakan untuk kebutuhan tertentu saja," kata Faisal kepada wowbabel.com, Rabu (13/2/2019).

Apabila pemerintah pusat tetap "ngotot" untuk menaikkan tarif ojol, Faisal berharap kepada driver maupun provider ojol untuk lebih meningkatkan fasilitas pelayanan termasuk waktu penjemputan harus lebih on time (tepat waktu--red).

Sedangkan untuk besaran tarif, Faisal menyarankan tidak disamakan ratakan, dalam artian mengikuti kebutuhan di masing-masing daerah.

"Karena kebutuhan setiap daerah tidak sama. Bangka Belitung untuk penggunaan jasa ojol atau angkutan umum itu sangat rendah. Takutnya kalau dinaikin malah ga ada yang mau menggunakannya lagi," kata Faisal.

Sama halnya dengan Lia Shine. Gadis asal Desa Pusuk Kecamatan Kelapa, Bangka Barat ini mengaku menggunakan jasa angkutan ojol disaat berkunjung



1   2