Tak Ada Petugas, Sumiati Bakar Sampah

Anjar Sujatmiko    •    Kamis, 21 Februari 2019 | 18:51 WIB
Lokal
Ilustrasi.(net)
Ilustrasi.(net)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Siang itu, Sumiati (43) warga Pangkalpinang sedang asyik membersihkan perkarangan rumahnya. Satu demi satu sampah yang ia kumpulkan dibawa ke sebuah lubang berukuran kecil, ditempat itulah Sumiati mulai membakar sampah yang berasal dari pepohonan  perkarangannya. Asap putih pun sudah mulai meninggi, dan terbawa angin ke setiap sudut perumahan sekitar rumahnya.

Saat berbicang, ibu rumah tangga ini mengaku risih melihat sampah yang berserakan tersebut. Menurutnya sampah yang ia bakar bukan berasal dari sampah rumah tangga melainkan sampah yang dihasilkan oleh pepohonan di perkarangan rumahnya. Dirinya beralasan sampah tersebut tidak akan diangkut oleh petugas kebersihan. Padahal setiap bulan dirinya dikenakan biaya sebesar 30 ribu rupiah agar dapat menggunakan jasa petugas kebersihan.

Ia mengeluhkan karena jadwal pengakutan sampah sudah tidak teratur lagi, sehingga kerap sampah yang berasal dari rumah tangganya menumpuk.

"Sampah yang diangkut cuma dari limbah rumah tangga, kalau yang sifatnya daun-daun seperti ini tidak mau mereka angkat. Tapi sekarang sudah tidak teratur jadwal angkutnya," ujar Sumiati.

Sumiati pun sebetulnya menyadari jika aktivitas pembakaran sampah tidak lah baik untuk udara sekitar. Hanya saja ia tidak memiliki pilihan, karena jika tidak diatasi tentunya sampah-sampah ini akan menumpuk di perkarangan rumahnya. Bahkan Pengetahuan ia peroleh ini berasal dari informasi



1   2