13 Persen Warga Pangkalarang Termakan Isu Hoax

Endi    •    Senin, 11 Maret 2019 | 14:39 WIB
Pilkada
Deklarasi dukungan nelayan Pangkalarang, Kecamatan Pangkalbalam, Minggu (10/3) kemarin, turut dihadiri ibu rumah tangga (IRT).(dag/wb)
Deklarasi dukungan nelayan Pangkalarang, Kecamatan Pangkalbalam, Minggu (10/3) kemarin, turut dihadiri ibu rumah tangga (IRT).(dag/wb)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com -- Deklarasi dukungan nelayan Pangkalarang, Kecamatan Pangkalbalam, Minggu (10/3) kemarin, turut dihadiri ibu rumah tangga (IRT).

Ratusan IRT ini sejak pukul 14.00 WIB sudah tiba di lokasi kegiatan yang digelar di Dermaga Pangkalarang, Pangkalpinang. Mereka cukup antusias mengikuti kegiatan tersebut.

Dalam kesempatan itu pula, Koordinator Kegiatan, Ahmad Amir, menjelaskan, berdasarkan survei yang mereka lakukan, 13 persen warga Pangkalarang terpapar isu hoax di media sosial, terutama mereka yang aktif bermedsos.

"Kalau hasil pantauan lewat lembaga survei kita, disini 13 persen dari total mata pilih 3.280 jiwa sudah termakan isu hoax dan penyebar kebencian terkait Capres Nomor Urut 01," ungkap Amir.

Kendati demikian, pihaknya kata Amir, enggan menyerang balik kubu yang menyebar isu hoax tersebut, namun lebih memberi edukasi kepada masyarakatnya, bagiamana cara menangkal kampanye hitam yang dapat merusak citra demokrasi Indonesia.

"Kita lebih mengedepankan pemilu yang beretika dengan tidak menyebar isu-isu bohong. Dengan kegiatan seperti ini kita klarifikasi untuk memberikan pencerahan," katanya.

Menurutnya, yang banyak termakan isu hoax mereka yang aktif dimedia sosial.

"Kalau di sini kaum milenial dan ibu-ibu pemegang medsos itu sudah termakan dengan isu itu (hoax--red)," ujarnya.

Ia mengimbau, agar masyarakat mempelari lebih dulu segala informasi yang terdapat di



1   2