Pardi: Tidak Ada Surat Suara, Tidak Jadi Pemilu

Tim_Wow    •    Senin, 11 Maret 2019 | 20:07 WIB
Pilkada
Ketua KPU Bangka Barat Pardi bersama sejumlah wartawan saat melihat persiapan logistik di gudang KPU Bangka Barat.(rul/wb)
Ketua KPU Bangka Barat Pardi bersama sejumlah wartawan saat melihat persiapan logistik di gudang KPU Bangka Barat.(rul/wb)

MUNTOK,www.wowbabel.com -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangka Barat saat ini masih menunggu datangnya surat suara dan formulir untuk kelengkapan pelaksanaan Pemilu 2019.

Ketua KPU Bangka Barat, Pardi, mengungkapkan jika surat suara dan formulir sudah siap maka dapat dipastikan Pemilu 2019 berjalan lancar. Lantaran logistik lainnya hanya pelengkap saja, seperti sampul dan lain-lainnya.

"Surat suara itu sendiri porsinya delapan puluh persen, kalau tidak ada sampul masih bisa pemilu, tapi kalau tidak ada surat suara tidak jadi pemilu. Surat suara dan formulir sangat vital," ungkap Pardi saat ditemui wartawan, Senin (11/3/2019) sore.

"Tinggal nunggu itu saja, surat suara dan formulir," imbuh Pardi.

Pardi menjelaskan, surat suara dan formulir itu bahan penting untuk mengetahui rakyat memilih atau tidaknya dan rekapitulasi dilakukan berdasarkan dengan itu.

"Dengar kabar kemarin barang itu (surat suara--red) sudah masuk di Jakarta, dan bongkar lagi karena pindah kapal," kata Pardi.

Pardi menunjukan total surat suara dimuat dari pabrik untuk Bangka Barat sebanyak 660.457 lembar.

"Jadi yang sudah meninggal setelah DPT, dia tetap masih ada namanya, kecuali hanya kita coret saja secara manual," tutur Pardi.

Sementara persediaan logistik yang sudah tersedia berupa kotak suara, sampul, alat coblos, tinta, dan segel.

Pardi berencana akan mengawal kedatangan surat suara dan formulir tersebut jika sudah



1   2