Pendidikan Politik Kurang, Pelanggaran Kerap Terjadi

Tim_Wow    •    Selasa, 12 Maret 2019 | 10:48 WIB
Pilkada
Menjelang Pemilu 2019 baleho para calon legislatif bertebaran hampir di setiap persimpangan jalan Kota Pangkalpinang, salah satunya di simpang tiga Jalan Karini Utama dan Jalan  Sekolah Kelurahan Selindung.(wb)
Menjelang Pemilu 2019 baleho para calon legislatif bertebaran hampir di setiap persimpangan jalan Kota Pangkalpinang, salah satunya di simpang tiga Jalan Karini Utama dan Jalan Sekolah Kelurahan Selindung.(wb)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Masa kampanye Pemilu 2019 betul-betul dimanfaatkan para calon legislatif (caleg) untuk mempromosikan diri. Hampir di setiap sudut perempatan atau persimpangan lampu merah Kota Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung (Babel) bertebaran alat peraga kampanye (APK) milik para calon legislatif (caleg), mulai tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga DPR RI.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Bangka Belitung (Babel) Edi Irawan menuturkan hingga saat ini sudah ribuan alat peraga kampanye (APK) yang  telah ditertibkan oleh Bawaslu Kabupaten dan Kota.

"Untuk persisnya berapa saya tidak hapal, tapi pastinya sudah ada ribuan APK yang ditertibkan," ujar Edi, kepada wartawan.com, Senin (11/03/2019).

Menurut Edi, penertiban dilakukan karena APK yang dipasang oleh caleg tidak sesuai zona atau titik APK yang telah diatur oleh KPU. Selama penertiban tidak ada perlawanan yang dilakukan oleh caleg maupun partai politik. Mengingat sebelum dilakukan penertiban pihaknya sudah melayangkan surat pemberitahuan ke masing-masing parpol untuk dapat menertibkan terlebih dahulu APK yang tidak sesuai zona.

"Tidak ada yang melawan, karena kita sudah beritahu sebelumnya," imbuh Edi.

Hal senada diungkapkan, Novrian Saputra, Komisioner Bawaslu Kota Pangkalpinang. Ia mengatakan untuk di Pangkalpinang pihaknya sudah melakukan penertiban APK yang tidak sesuai zona atau titik. Jumlahnya pun cukup banyak, mencapai ratusan



1   2