Menhub Setujui Proposal Pelabuhan Pangkalbalam

Tim_Wow    •    Jumat, 15 Maret 2019 | 00:00 WIB
Lokal
Menteri Perhubungan RI, Budi Karya, saat berkunjung ke Bandara Depati Amir Pangkalpinang, Kamis (14/3/2019).(ist)
Menteri Perhubungan RI, Budi Karya, saat berkunjung ke Bandara Depati Amir Pangkalpinang, Kamis (14/3/2019).(ist)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com -- Keinginan Pemerintah Provinsi Bangka Belitung (Babel) untuk melakukan pengembangan Pelabuhan Pangkalbalam, Pangkalpinang, direstui Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi.

Namun rencana itu, masih bergantung pada kesiapan Pelindo untuk berinvestasi mengembangkan pelabuhan utama Bangka Belitung ini.

Menurut Menhub proposal pengembangan Pelabuhan Pangkalbalam yang merupakan pelabuhan bongkar muat utama di Babel, sudah diajukan gubernur dan sudah ia pelajari.

Dirinya bisa memahami keinginan Pemprov Babel yang merasa terganggu dengan keberadaan Jembatan Emas Baturusa II yang melintang di muara pintu masuk pelabuhan, pasalnya sistem hidrolik buka tutup jembatan ini dinilai rentan kerusakan, sehingga dapat mengganggu aktifitas kapal keluar masuk pelabuhan yang berpengaruh pada suplay bahan kebutuhan pokok terutama BBM dan gas.

"Saya prinsipnya menyetujui (pengembangan pelabuhan), karena memang itu menjadi solusi. Sekarang ini pelabuhan itu punya masalah dengan adanya jembatan itu, saya sarankan jadilah pelabuhan itu menjadi pengembangan pelabuhan yang sekarang," jelas Menhub, saat mendampingi kunjungan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, Kamis (15/3/2019) di Pangkalpinang, Bangka Belitung.

Beberapa waktu lalu, pasokan BBM dan gas sempat terhenti selama seminggu, akibat Jembatan Emas mengalami kerusakan pada sistem hidroliknya, sehingga tidak dapat terbuka  dan tidak dapat dilalui kapal



1   2