Tiga Aliran Sungai Tercemar Limbah Tambang Bukit Maji

Tim_Wow    •    Jumat, 15 Maret 2019 | 00:16 WIB
Lokal
Pertemuan di Kantor BLH Bangka Selatan yang membahas kondisi pertambangan di Bukit Maji Kecamatan Payung.(as/wb)
Pertemuan di Kantor BLH Bangka Selatan yang membahas kondisi pertambangan di Bukit Maji Kecamatan Payung.(as/wb)

TOBOALI,www.wowbabel.com -- Badan Lingkungan Hidup Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, bersama Badan Lingkungan Hidup Daerah Kabupaten Bangka Selatan, menggelar pertemuan guna membabas aktivitas tambang pasir timah Bukit Maji Kecamatan Payung, Bangka Selatan, Kamis (14/3/2019) bertempat di ruang pertemuan BLHD Basel.

Pertemuan itu menyusul adanya surat yang dilayangkan Pemkab Bangka Selatan kepada Pemprov Bangka Belitung atas temuan dugaan pencemaran lingkungan dari aktivitas tambang di Bukit Maji yang dilakukan oleh PT Persada Tambang Inti Tama.

Sekretaris BLHD Basel, Ali memaparkan sedikitnya terdapat tiga aliran sungai  tercemar yang berasal dari limbah tambang PT Persada Tambang Inti Tama.

"Hasil temuan kami di Bagian Amdal seperti itu, ada tiga desa yang sungainya  tercemar dan temuan kami asal pencemaran limbah itu berasal dari aktivitas tambang Bukit Maji," ungkap Ali.

Ali menambahkan pihaknya menyurati BLHD Provinsi dan Dinas Pertambangan dan ESDM Pemprov Babel, lantaran kewenangan pertambangan saat ini menjadi kewenangan provinsi.

"Untuk itu kami sampaikan persoalan ini agar menjadi perhatian kita bersama," imbuhnya.

Sementara Kepala Seksi (Kasi) Penegakkan Hukum (Gakkum) Badan Lingkungan Hidup (BLH) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Budiman mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti perihal tersebut.

Bahkan pihaknya selalu mewanti-wanti kepada pihak perusahaan agar limbah aktifitas m



1   2