BUMD Berikan Keuntungan Melalui Pajak

Jurnalis_Warga    •    Minggu, 17 Maret 2019 | 19:39 WIB
Ekonomi
Dirut BUMD PT. PBT, Selamet. (Fauzi Akbar/ Diskominfo Beltim)
Dirut BUMD PT. PBT, Selamet. (Fauzi Akbar/ Diskominfo Beltim)

MANGGAR, www.wowbabel.com - Direktur Utama PT PBT, Selamet mengakui jika perusahaan yang dipimpinannya mengalami kerugian dan belum bisa menghasilkan keuntungan langsung bagi daerah. Ia menyebut jika operasional kantor yang cukup tinggi merupakan sebab BUMD terus merugi.

“Ini sebenarnya bukan kerugian langsung karena ini adalah beban yang kami bayarkan untuk operasional perusahaan. Setiap bulan kami harus mengeluarkan kurang lebih Rp 70 juta untuk operasional,” kata Selamet.

Selamet pun beralasan jika penyertaan modal dasar yang diberikan yakni sebesar Rp 5 milyar sangat tidak mencukupi untuk membiayai ekspansi usaha BUMD. Ditambah tidak adanya regulasi yang mengatur tentang kewajiban investasi yang masuk untuk bekerjsama dengan BUMD.

“Kalau anggaran yang diberikan sesuai dengan Perdanya yakni Rp 20 milyar, saya yakin tidak akan merugi. Terus juga kami berharap seluruh perusahan swasta yang akan berinvetasi baik di bidang tambang, perkebunan dan pariwisata dikerjasamakan dengan BUMD, jadi ada keuntungan bisnis to bisnis yang menghasilkan profit,” jelas Selamet.

Meski belum bisa memberikan keuntungan secara langsung, namun ditekankannya keuntungan secara tidak langsung diperoleh daerah dari pembayaran pajak. Diungkapkannya, selama tiga tahun berdiri, PT PBT sudah membayarkan pajak sebesar kurang lebih Rp 16 milyar.

“Dari pajak Rp 16 milyar yang kita bayarkan ke Negara itu, 30 persennya kembali ke kas pemerintah daerah melalui



1   2