Farouk Akui Buku Bacaan Kalah Bersaing dengan YouTube dan Media Online

Chairul Aprizal    •    Senin, 15 April 2019 | 14:03 WIB
Lokal
Kepala Bidang Layanan Kerjasama Perpustakaan DPK Kabupaten Bangka Barat Farouk Yohansyah
Kepala Bidang Layanan Kerjasama Perpustakaan DPK Kabupaten Bangka Barat Farouk Yohansyah

MUNTOK,www.wowbabel.com -- Dinas perpustakaan dan kearsipan (DPK) kabupaten Bangka Barat mengakui buku bacaan yang tersedia saat ini kalah bersaing dengan dunia digital di era teknologi sekarang.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Bidang Layanan Kerjasama Perpustakaan DPK Kabupaten Bangka Barat Farouk Yohansyah ketika ditemui wartawan, Senin (15/04/2019) pagi.

Farouk mengakui Perpustakaan Daerah hampir tiap tahunnya mengalami peningkatan kunjungan 5-6% dan bukunya diupdate setiap tahunnya hingga rata-rata 100 judul. Namun kunjungan itu lebih banyak di dominasi oleh pelajar yang belum terpengaruh gadget atau handphone seperti anak SD dan SMP.

"Jadi yang tidak megang gadget ada di situ (perpustakaan) kalau yang megang ya tidak ada" ungkapnya.

"Seperti pelajaran kami ini, kalah karena di YouTube sudah lengkap. Gurunya saja kalah," kata Kabid layanan kerjasama perpustakaan.

"Kalau kita tidak pintar-pintar ini yah, sekolah ini selesai semua, pendidikan formal selesai karena anak belajar dari YouTube" tambah Farouk.

Farouk mengakui kecepatan dan kelengkapan pengetahuan di online itu sudah lebih baik ketimbang buku bacaan di perpustakaan dan pelajaran di sekolah.

Lanjutnya, anak jaman sekarang yang punya handphone lebih baik buka online lihat pelajaran dan literasi online memang lebih mendominasi ketimbang harus ke perpustakaan.

"Kalau yang megang gadget dia akan searching sendiri karena koleksi kita akan



1   2