FORDAS : Pemerintah Harus Tertibkan Kerusakan Lingkungan

Jurnalis_Warga    •    Senin, 15 April 2019 | 10:32 WIB
Lokal
Bupati Beltim, Yuslih Ihza saat berkunjung ke rumah duka. (fauzi akbar/diskominfo beltim)
Bupati Beltim, Yuslih Ihza saat berkunjung ke rumah duka. (fauzi akbar/diskominfo beltim)

GANTUNG, www.wowbabel.com - Ketua Forum Daerah Aliran Sungai (FORDAS) Kabupaten Beltim, Koko Haryanto angkat bicara terkait musibah yang menimpa keluarga Yudiarno. Lembaga yang bergerak di bidang lingkungan hidup ini meminta institusi terkait agar melakukan tindakan, karena disinyalir ekosistem DAS sudah sangat rusak. 

“Maka saya harap aparat mengambil tindakan tegas agar penyebabnya ditertibkan dulu.  Jangan langgar aturan, pemerintah daerah harus segera turun mengatasi ini dengan berkoordinasi juga dengan Kementerian Lingkungan Hidup,” kata Koko, Sabtu (14/4/2019).

Koko mengungkapkan kejadian tersebut bukan yang pertama kali. Beberapa waktu lalu ada 3 kejadian, di mana buaya melakukan penyerangan kepada masyarakat yang berada di sekitar sungai.

“Kejadian penyerangan oleh buaya yang berulang ulang ini harus kita pahami sebagai alarm bagaimana buaya sedang melampiaskan kemarahannya.  Dengan demikian apabila penyebabnya tidak ditangani, maka bisa jadi  ini menjadi bencana lingkungan yang akan berlarut larut,” tulisnya.

Menurutnya hal itu lantaran, makanan serta habitatnya terganggu. Diduga penambangan yang tidak mengindahkan lingkungan menjadi penyebab utama ekosistem sungai menjadi rusak. 

"Jelas sekali di aliran sungai sudah tercemar sedemikian parah, sehingga habitat buaya terganggu". Tidak lain kalau kita lihat hal itu karena maraknya aktivitas TI disepanjang sungai dan sepadan



1   2