KPU Bangka Tidak Terima C6 Disinyalir Penyebab Membludaknya Pemilih KTP-E

Dwi H Putra    •    Rabu, 17 April 2019 | 19:32 WIB
Lokal
Konferensi pers KPU Bangka soal pemilih Tidak dapat mencoblos. (Dwi HP/wowbabel)
Konferensi pers KPU Bangka soal pemilih Tidak dapat mencoblos. (Dwi HP/wowbabel)

SUNGAILIAT, www.wowbabel.com -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangka mengakui disebabkan banyaknya warga yang tidak menerima C6 atau undangan memilih dari KPPS disinyalir penyebab membludaknya pemilih KTP-E pada Pemilu 2019.

KPU mengakui masih banyak kelemahan dari KPPS yang 64 persen merupakan anggota baru dalam Pemilu 2019 ini. 

"Kami akui masih banyak kelemahan KPPS tahun ini, 64 persen merupakan anggota baru sehingga belum memahami betul tugasnya," kata Ketua KPU Kabupaten Bangka, M Hasan kepada awak media di Sungailiat, Rabu (17/4/2019). 

Menurutnya, pemahaman terkait pelaksanaan Pemilu 2019 sudah disampaikan KPU Kabupaten Bangka kepada KPPS melalui bimbingan teknis secara berjenjang beberapa minggu sebelum hari H pencoblosan.

C6 atau undangan memilih sudah disampaikan KPPS kepada warga, namun ketika KPPS datang tidak menemukan rumah atau warga yang bersangkutan sehingga C6 dikembalikan lagi ke KPU berdasarkan aturan berlaku. 

"Kami sudah tanya ke KPPS, infonya demikian, aturan menetapkan satu hari sebelum hari H, C6 harus dikembalikan ke KPU," jelasnya. 

"Tapi warga yang sudah masuk dalam DPT bisa memilih dengan menggunakan KTP-E walaupun tidak menerima C6," ujarnya.

Ditambahkannya lemahnya kinerja KPPS dalam penyampaian C6 ini akan menjadi bahan evaluasi kedepan termasuk banyaknya kekurangan surat suara di sejumlah TPS. (Dwi HP/wowbabel)