Caleg Gerindra Divonis Enam Bulan Penjara

Dwi H Putra    •    Jumat, 10 Mei 2019 | 19:53 WIB
Lokal
Sidang putusan yang dibacakan majelis hakim terkait dugaan pidana pemilu dengan terdakwa calon legislatif dari Partai Gerindra, Samsul Bahri. (Dwi HP/wowbabel)
Sidang putusan yang dibacakan majelis hakim terkait dugaan pidana pemilu dengan terdakwa calon legislatif dari Partai Gerindra, Samsul Bahri. (Dwi HP/wowbabel)

SUNGAILIAT, www.wowbabel.com -- Sidang dugaan pidana Pemilu 2019 dengan terdakwa Samsul Bahri, salah seorang calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangka Selatan di Pengadilan Negeri (PN) Sungailiat kembali dilaksanakan dengan agenda putusan majelis hakim. 

Sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim,  Benny SH didampingi Hakim Anggota, Jonson Parancis SH dan Joni SH, menyatakan terdakwa dugaan pidana pemilu Samsul Bahri yang menggunakan kendaraan dinas saat menghadiri kampanye caleg DPR RI Partai Gerindra,  Kobalen, divonis enam bulan penjara.

Samsul Bahri dinyatakan bersalah dan divonis lebih berat dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Toboali, sebelumnya yang menuntut dua  bulan penjara sehingga melalui penasehat hukumnya langsung menyatakan banding. 

Samsul Bahri yang merupakan Ketua DPC Partai Gerindra Bangka Selatan dan Wakil Ketua II DPRD Bangka Selatan dijerat Pasal 521 juncto Pasal 280 ayat 1 huruf a Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu, ia dinyatakan bersalah karena telah menggunakan fasilitas pemerintah berupa kendaraan dinas.

Dalam fakta persidangan, hakim membaca pertimbangan berkas berita acara pemeriksaan, keterangan saksi, keterangan ahli dan saksi meringankan hingga tuntutan JPU dan pledoi. Terdakwa Samsul Bahri dalam perkara ini memakai kendaraan dinas mobil Honda CRV warna putih plat merah BN 8 E yang membawanya ke lokasi kampanye.

Samsul Bahri sela



1   2      3