Harga Bawang Putih Mulai Stabil

Aston    •    Jumat, 10 Mei 2019 | 17:04 WIB
Lokal
Tim Satgas Pangan Bangka Selatan melakukan sidak ke Pasar Induk Toboali untuk memantau harga bawang putih.(as/wb)
Tim Satgas Pangan Bangka Selatan melakukan sidak ke Pasar Induk Toboali untuk memantau harga bawang putih.(as/wb)

TOBOALI, www.wowbabel.com -- Harga Bawang Putih di Pasar Induk Terminal Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, berangsur turun menjadi 50 ribu per/kilogram yang sebelumnya sempat tembus diangka 80 ribu rupiah per/kilogram.

Hal itu sebagaimana disampaikan Kepala Bidang Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Pemkab Basel, Fitri Laila.

"Hasil sidak tadi pagi (Jum'at--red) di Pasar Induk  Toboali ( Pasar Terminal--red) harga bawang putih  sudah turun berkisar antara 50 ribu sampai 52 ribu rupiah perkilogramnya. Harga itu kite cek langsung di tingkat agen sekaligus pengecernya," kata Fitri Laila, Jum'at (10/5/2019).

Menurut Fitri,  harga Bawang Putih mulai turun disebabkan pasokan bawang putih mulai stabil, yang mana sebelumnya pasokan bawang putih di Pulau Bangka diklaim menipis, sehingga terjadi lonjakan harga hingga mencapai 80 ribu rupiah jauh di atas harga HET yang ditetapkan pemerintah.

"Pasokan kurang sementara kebutuhan tinggi karena bulan ruwahan dan Ramadhan akibatnya mengalami kenaikan harga cukup signifikan. Tapi saat ini pasokan sudah mulai stabil dan harga otomatis  berangsung turun," tutur Fitri.

Ia menagatakan, sidak yang dilakukan unsur Satgas Pangan Bangka Selatan, yang terdiri dari dinas perdagangan, Pertanian, dan Polres Bangka Selatan itu bertujuan untuk mengecek harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Induk  Terminal Toboali,  terutama  harga bawang



1   2