Muharam Diterkam Buaya Saat Pasang Tajur Ikan

Aston    •    Sabtu, 11 Mei 2019 | 07:56 WIB
Lokal
Warga sedang menyusuri Sungai Kuta Ilir untuk mencari keberadaan Muharam yang kabarnya diterkam buaya.(ist)
Warga sedang menyusuri Sungai Kuta Ilir untuk mencari keberadaan Muharam yang kabarnya diterkam buaya.(ist)

PAYUNG,www.wowbabel.com -- Muharam (35) Warga Desa Bedengung, Kecamatan Payung, Kabupaten Bangka Selatan, yang dikabarkan hilang akibat diterkam buaya, Jumat (10/5) malam diketahui tengah memasang tajur ikan.

Kabar jika korban diterkam buaya berdasarkan keterangan saksi mata yang melihat langsung jika korban diterkam buaya saat memasang tajur ikan di areal persawahan Kuta Ilir perbatasan antara Desa Bedengung Kecamatan Payung dengan Desa Sukajaya Kecamatan Pulau Besar.

"Ada yang melihat jika korban diterkam buaya," kata Abu Bakar Warga Desa Bedengung, Sabtu (11/5/2019).

Abu Bakar menuturkan, saksi mata yang melihat adalah teman korban sendiri bernama Diki. Saat iti Diki bersama-sama dengan korban tengah memasang tajur ikan usai Sholat Tarawih.

"Diki kemudian melaporkan ke warga Desa Sukajaya minta bantuan warga kalau temannya (Muaharam--red) diterkam buaya," ungkapnya.

Warga kemudian berbondong-bondong mendatangi lokasi kejadian. Tak hanya warga Desa Sukajaya, ratusan warga Desa Bedengung mendatangi lokasi. Ratusan warga menyisir sungai lokasi korban dilaporkan diterkam buaya.

Namun, hingga Sabtu dinihari keberadaan Muharam belum ditemukan.

"Saya pulang dari lokasi pukul dua dinihari, dan sampai subuh tadi kabarnya belum ditemukan," tukasnya.(as/wb)