Kaderisasi Tidak Boleh Berhenti Sebagai Rutinitas Organisasi

Robby_Salim    •    Kamis, 16 Mei 2019 | 22:14 WIB
Lokal
GP Ansor Babel Gelar Tadarus Al Quran dan Kaderisasi. (Robby/wowbabel)
GP Ansor Babel Gelar Tadarus Al Quran dan Kaderisasi. (Robby/wowbabel)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com - Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor (PW GP Ansor) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menggelar tadarus Al Quran bersama 120 kader se-pulau Bangka, Kamis (16/5/2019), bertempat di Sekretariat PW GP Ansor, di Pangkalpinang.

Usai tadarusan Al Quran, kegiatan dilanjutkan sosialisasi Pengkaderan Tingkat Lanjutan (PKL) bagi kader Ansor se-Babel, tausiyah dan doa, diakhiri berbuka bersama yang dimulai pukul 16.00 sampai dengan 18.30 WIB.

Kegiatan dihadiri oleh pengurus PW GP Ansor dan pengurus PC GP Ansor bersama kader, juga dihadiri beberapa senior dalam kepengurusan, Dewan Penasehat PW GP Ansor Babel, Darwis Netta.

“Ini momentum bagi kader untuk terus bertumbuh dan saling menguatkan mentalitas keberagamaan dan kebangsaan, khususnya di wilayah Kepulauan Bangka Belitung," ungkap Ketua PW GP Ansor Kepulauan Bangka Belitung, Masmuni Mahatma.

Hal sama diungkapkan pula Ketua Dewan Penasehat PW GP Ansor Babel, Darwis Netta, “Tugas dan fungsi kader, baik pada aspek kelembagaan maupun hubungan emosional adalah senantiasa saling menguatkan spirit, gerakan, maupun kedisiplinan-organisasional secara maksimal. Kaderisasi tidak boleh berhenti sebagai ritualitas organisasi, melainkan harus menjadi lapisan militansi. Di luar itu, tentu perlu kecakapan inisiatif dan produktifitas dalam gerakan kekaderan dan keumatan.” (Robby/wb)