Soal THR, Babar Tunggu Edaran Kemenaker

Chairul Aprizal    •    Kamis, 16 Mei 2019 | 14:18 WIB
Lokal
Menurut Kabid Ketenagakerjaan Babar,  Hairullah.(fb/wb)
Menurut Kabid Ketenagakerjaan Babar, Hairullah.(fb/wb)

MUNTOK,www.wowbabel.com -- Dinas Penanaman Modal Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Tenaga Kerja dan Transmigrasi (DPMPPTSPTKT) Kabupaten Bangka Barat tidak bisa memastikan besaran THR yang wajib diterima tenaga kerja di Bangka Barat.

Menurut Kabid Ketenagakerjaan Babar,  Hairullah, besaran nominal THR mengikuti surat edaran dari Kementerian Tenaga Kerja yang diteruskan ke provinsi.

"Kalau itu kita nunggu surat edaran kementerian ke provinsi, kami hanya menyebarkan ke perusahaan-perusahaan saja seminggu sebelum harus sudah diberikan, ungkap Hairullah kepada wartawan, Kamis (16/5/2019).

"Saat ini pengawasan masalah THR itu provinsi, sudah aturan dari kementerian wajib mengeluarkan THR untuk karyawan tapi tergantung kebijakan perusahaan untuk mengeluarkan THR," imbuh Hairullah.

Hairullah mengatakan terkait besaran THR (Tunjangan Hari Raya) yang wajib diberikan ke tenaga kerja itu tergantung kebijakan perusahaan.

"Disini UMP nya Rp 2,7 juta sekian, ya tergantung perusahaan, ada yang sebulan gaji atau tiga bulan gaji, kebijakan perusahaan nyaseperti apa selama ini tidak ada gejolak,” tutur Hairullah.

Namun Hairullah menyebutkan THR yang wajib diberikan perusahaan itu hanya kepada tenaga kerja di level perusahaan yang berstatus PT atau CV saja, selain itu perusahaan tidak wajib memberikan THR.

"Tidak termasuk wajib THR untuk pemberi kerja toko-toko biasa, yang sifatnya PT dan CV yang mempekerjakan lebih da



1   2