Perlukah Dana Desa?

Jurnalis_Warga    •    Jumat, 07 Juni 2019 | 11:14 WIB
Opini
ilustrasi
ilustrasi

FENOMENA korupsi di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir, saat ini telah menjadi suatu hal yang membuat negara kita tercoreng di mata negara lain. Beberapa kasus bahkan menyeret para petinggi dan pejabat negara di negara yang kaya akan sumber daya alam. Korupsi tersebut dilakukan oleh oknum pejabat dengan memanfaatkan jabatan demi keuntungan pribadi. Beberapa jenis korupsi dilakukan secara sistematis dan dilakukan dalam organisasi pemerintahan, baik secara individu dengan memanfaatkan jabatan ataupun secara berkelompok demi tujuan tertentu.

Korupsi yang dilakukan secara sistematis disuatu negara dapat menimbulkan kerugian ekonomi, kerugian politik dan kerugian sosial. Kerugian ekonomi yang diakibatkan dari korupsi antara lain menambah beban defisit negara. Kerugian politik akibat korupsi yakni melemahnya peran dan fungsi lembaga-lembaga negara. Kerugian sosial akibat korupsi yakni hilangnya kepercayaan rakyat kepada lembaga-lembaga negara. Apabila korupsi ini terus berkembang, maka penguatan peran KPK atau Komisi Pemberantasan Korupsi harus semakin ditingkatkan hingga tingkatan daerah.

Peran KPK saat ini dalam penanganan kasus pemberantas korupsi telah mengalami peningkatan yang signifikan. Berbagai kasus korupsi telah diungkap tanpa melihat siapa dan apa jabatan oknum tersebut. Hukum dan sanksi yang telah diberlakukan dan dilaksanakan oleh KPK dinilai telah sesuai, namun seiring dengan signifikannya kasus korupsi maka hukum dan sanksi



1   2      3      4