DPRD dan Pemprov Babel Beda Angka Harga TBS Sawit

Firman    •    Senin, 10 Juni 2019 | 21:16 WIB
Ekonomi
Rapat Banmus DPRD Babel bersama Pemprov. (Firman/wowbabel)
Rapat Banmus DPRD Babel bersama Pemprov. (Firman/wowbabel)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com - Pasca cuti bersama hari raya Idul Fitri 1440 Hijrah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bangka Belitung, menggelar rapat Badan Musyawarah (Banmus) dengan memanggil Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepulauan Babel, Yan Megawandi. Banmus yang digelar di ruang Banmus DPRD Babel, Senin (10/6/2019) ini mengagendakan pembahasan terkait aspirasi masyarakat.

Dalam rapat tersebut, DPRD Babel menyoroti aspirasi para petani sawit yang mengeluhkan turunnya harga perkebunan seperti karet dan sawit pasca lebaran.

"Seperti salah satunya masalah harga sawit yang menurun dan harga karet yang tidak naik-naik tapi di provinsi lain sudah mulai naik, seperti di Sumatera Selatan (Sumsel)," ungkap Ketua DPRD Babel, Didit Srigusjaya.

Menurut Didit, berdasarkan informasi yang ia terima, bahwa harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit sekarang hanya dihargai Rp600 yang dinilainya tidak sesuai dengan Peraturan Gubernur (Pergub) tentang TBS.

"Jadi disini kami ingin meminta penjelasannya, karena DPRD Babel tidak akan pernah berputus asa untuk dapat menstabilkan harga sawit dan karet," urainya.

"Karena sudah jelas dua komoditi inilah yang menjadi andalan masyarakat Bangka Belitung, kalau memang kita ingin menghidupkan tingkat daya beli masyarakat Babel," tegas Didit.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pertenakan (



1   2      3