Sempat Kehabisan, Dua Gudang Obat Disiapkan Atasi Gatal di Pangkalarang

Endi    •    Selasa, 11 Juni 2019 | 19:42 WIB
Lokal
Salah satu warga yang menjadi korban sengatan ulat bulu mengoleskan salep ke tubuhnya untuk mengurangi rasa gatal. (wowbabel)
Salah satu warga yang menjadi korban sengatan ulat bulu mengoleskan salep ke tubuhnya untuk mengurangi rasa gatal. (wowbabel)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com - Warga Kelurahan Pangkalarang, Kota Pangkalpinang, mengeluhkan minimnya obat yang disedikan Dinas Kesehatan Pangkalpinang, untuk mengtasi gatal-gatal yang diduga berasal dari hama ulat bulu.

Menanggapi hal itu, Dinas Kesehatan Pangkalpinang berjanji akan mengatasi persoalan tersebut Rabu (12/6/2019) esok. Namun Dinkes akan lebih dulu berkoordinasi dengan ahli medis, guna memastikan obat apa yang harus digunakan.

"Besok itu (Rabu) kita usahakan harus ada, kita kan punya gudang farmasi kalau gudang farmasi di kita tidak cukup, kita minta kegudang farmasi provinsi," jelas Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang, Suriyanto, Selasa (11/6/2019).

Suriyanto berkata, habisnya obat saat diperlukan warga yang terkena dampak gatal-gatal siang tadi, lantarannya banyaknya permintaan obat, yang tidak disangka sebelumnya.

"Jadi kita sudah mengecek kelokasi dari tanggal 7, 8 tapi tidak ada yang mau berobat, nah hari ini kita datang lagi, ternyata yang datangĀ  berobat itu banyak, sehingga obat yang tersedia tidak cukup," ungkapnya.

Menurutnya, gatal-gatal diderita oleh warga Pangkalarang ini, sudah terjadi sejak dua bulan lalu, namun beberapa hari terakhir, penyakit yang belum pernah menimpa warga sebelumnya kian parah dan menimpa hampir penduduk.

"Penyebab gatal-gatalnya sedang kita cari, apakah karena ulat bulu atau karena hal lain, sebab



1   2