Tiket Pesawat Mahal, Puluhan Santri Asal Bangka Terpaksa Naik Kapal

Jurnalis_Warga    •    Selasa, 11 Juni 2019 | 21:20 WIB
Lokal
Ilustrasi.(net)
Ilustrasi.(net)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com – Mahalnya harga tiket pesawat terbang bukan hanya berimbas pada sektor wisata di Pulau Bangka. Namun berdampak pula bagi para pelajar asal Bangka yang menuntut ilmu di luar daerah, salah satunya pondok pesantren di Pulau Jawa.

Jumlah santri asal Bangka yang sedang belajar di Pulau Jawa cukup banyak, terutama di Jawa Timur. Sebagian dari mereka menimba ilmu di beberapa pondok pesantren ternama seperti Pontren Sidogiri Pasuruan, Pontren Darullughoh-Waddda’wah Pasuruan dan Pontren Bata-Bata Pamekasan.

"Biasanya kalau naik pesawat satu hari sudah sampai di pondok, tapi untuk sekarang, tiga hari baru sampai. Ya, karena tiket pesawatnya relatif mahal, mau gimana lagi," ungkap Subandri Rozi, salah satu santri yang sedang belajar di Pontren Sidogiri asal Limbung, Jada Bahrin dalam rilisnya kepada wowbabel.com.

Menurut Kepala Rombongan Pontresn Sidogiri,  Ustadz Ardo Rijaldin, jumlah rombongan mereka yang akan berangkat pada Minggu (16/6/2019) mendatang sebanyak 30 orang dengan kapal laut melalui rute Pangkal Balam-Jakarta dan menggunakan jasa bis jurusan Jakarta-Surabaya.

"Insyaallah dengan 600 ribu rupiah kita sudah sampai di Pasuruan. Kalau mau naik pesawat maklumlah, sekarang ini harga tiketnya sangat mahal. Sangat tidak sejajar dengan ekonomi para wali santri," tukas Ustadz Ardo Rijaldin.(*)