Perangi Ulat Bulu, Petugas Hujani Pestisida

Endi    •    Rabu, 12 Juni 2019 | 19:49 WIB
Lokal
Petugas dari dinas pertanian dan peternakan melakukan penyemprotan pestisida di sekitar sarang ulat bulu di kawasan Pangkalarang.(dag/wb)
Petugas dari dinas pertanian dan peternakan melakukan penyemprotan pestisida di sekitar sarang ulat bulu di kawasan Pangkalarang.(dag/wb)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com -- Kroni ulat bulu yang menyerang rumah warga di Kelurahan Pangkalarang, Pangkalpinang, kian meresahkan penduduk setempat, lantaran korban yang mengalami gatal-gatal terus bertambah.

Untuk mengatasi agar serangan tidak meluas, petugas dari Dinas Pertaninan dan Peternakan dikerahkan. Setelah mematangkan strategi, petugas pun menghujani rumah-rumah ulat bulu yang bersarang di pepohonan, di seberang sungai dekat rumah warga dengan cairan pestisida. Cairan pestisida ini diperkirakan akan membuat hama ulat bulu mati dan mencegah perkembangbiakannya.

Namun peyemprotan yang dilakukan sempat mendapat hambatan, mulai dari cuaca hingga medan berlumpur karena air surut tidak bisa dilalui perahu, sebab markas kroni ulat bulu berada di seberang sungai dekat pemukiman warga.

"Kita semprot dengan cairan pestisida, agar populasi tidak lagi berkembang biak," kata Kepala Dinas Pertanian Bangka Belitung, Juaidi, Rabu (12/6/2019).

Menurutnya, penyebaran hama ulat bulu dipengaruhi beberapa faktor, baik alam maupun dari ulah tangan manusia itu sendiri.

"Pertama dipengaruhi perubahan iklim, kedua ketersediaan makanan, ketiga akibat habitat aslinya terganggu. Ini lah bisa meledakan populasi hama," jelasnya.

Namun, ia belum bisa memastikan apa yang menyebabkan penduduk sekitar mengalami gatal-gatal seperti sekarang.

"Belum dipastikan berapa jauh dampaknya hama tersebut, yang jelas dapat menyebabkan



1   2