Tahun 2020 Pemkab Babar akan ‘Hidupkan’ Bangunan Bersejarah

Chairul Aprizal    •    Rabu, 12 Juni 2019 | 15:30 WIB
Lokal
Kepala BPKAD Bangka Barat, Abimanyu.(rul/wb)
Kepala BPKAD Bangka Barat, Abimanyu.(rul/wb)

MUNTOK,wowbabel.com -- Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bangka Barat menyebutkan pada Tahun 2020 kemungkinan akan ada peningkatan anggaran untuk sektor pariwisata sesuai komitmen bersama pada rapat OPD kemarin.

Kepala BPKAD Bangka Barat, Abimanyu awalnya mengungkapkan APBD untuk tahun 2019 ini sebesar Rp 865 miliar dan tak banyak untuk Dinas Pariwisata dan kebudayaan untuk tahun ini.

"Rp 70 miliar yang menjadi aset dan belanja modal selebihnya dana transfer ke desa belanja barang, belanja pegawai hanya 30 persen,” kata Abimanyu.

"Anggaran untuk Bidang Pariwisata tahun ini belanja langsung Rp 4,880 miliar, kalau tahun 2018 sebesar Rp 4,937 miliar tidak jauh beda, termasuk Daba," jelas Abimanyu.

Abimanyu mengakui dana yang dipersiapkan untuk sektor pariwisata memang terbilang tidak besar hanya berapa persen dari total APBD.

"Sesuai rapat kemarin pada tahun 2020 anggaran pariwisata ditambah, komitmen pimpinan juga bupati akan ngumpulkan perusahaan untuk ikut membangun Babar,” kata Abimanyu.

Abimanyu mengungkapkan penambahan dana untuk sektor wisata guna menghidupkan kembali Rumah Syahbandar, Rumah Mayor dan bangunan bersejarah lainnya di Muntok dan Bangka Barat.

"Makanya rapat kemarin banyak yang dilibatkan juga, sudah komitmen,” imbuh Abimayu.

Sementara itu Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Bangka Barat, Suwito mengatakan anggaran untuk pariwisata tahun ini yang didapatkan karena sesua



1   2