Hanya PT Timah yang Ekspor, SI Tidak Melakukan Verifikasi Lagi

Firman    •    Jumat, 14 Juni 2019 | 15:53 WIB
Ekonomi
Rapat Badan Musyawarah DPRD Babel tentang tata kelola pertimahan di Ruang Bamus DPRD, Jumat (14/06/2019). (Firman/wowbabel)
Rapat Badan Musyawarah DPRD Babel tentang tata kelola pertimahan di Ruang Bamus DPRD, Jumat (14/06/2019). (Firman/wowbabel)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Total ekspor timah Indonesia hingga Mei 2019 sebanyak 28.000 MetrikTon. PT Timah Tbk satu-satunya perusahan yang melakukan ekspor. Sedangkan smelter swasta tercatat tidakmelakukan aktifitas ekspor sama sekali.

Hal ini terungkap saat rapat Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Babel dengan mitra terkait pertimahan.

"Sesuai dengan apa yang disampaikan pihak survey dalam hal ini Sucofindo sampai Mei 2019 ini ada 28.000 metrik ton timah yang diekspor, dan hanya PT Timah saja yang ekspor," kata Didit Srigusjaya Ketua DPRD Babel saat memimpin rapat, Jumat (14/6/2019).

Baca Juga : Eskpor Timah Tidak Dilarang, Regulasi Diperketat

Jumlah ekspor timah asal Babel ini juga disampaikan oleh perwakilan PT Sucofindo , Sulitomo. Sesuai Permendag RI No 44 tahun 2017 kemudian Peraturan Dirjen Perdagangan Luar Negeri Nomor  2 Tahun 2019, Sucofindo bersama Surveyor Indonesia  bertugas melakukan verifikasi asal timah batangan hingga menerbitkan laporan survey (LS)  dan sertifikat hasil uji untuk ekspor. 

Dari data ini pada Mei 2019, Sucofindo menerbitkan LS sebanyak 274 laporan dengan volume 28.000 metrik ton, dengan nilai sekitar 573,2 juta USD. 

"LS hingga Mei 2019 kami keluarkan hanya PT Timah dan sudah memenuhi segala syarat dan ketentuan yang



1   2