Kasus Narkoba Marak, Basel Darurat Narkoba

Aston    •    Jumat, 28 Juni 2019 | 17:28 WIB
Lokal
ilustrasi.(net)
ilustrasi.(net)

TOBOALI,www.wowbabel.com -- Kabupaten Bangka Selatandisebut-sebut salah satu pintu masuk barang haram narkoba di kepulauan yang kaya akan sumber daya alam pasir timah. Tak ayal, Kondisi itu membuat setiap tahunnya perkara narkoba terus  meningkat.

Pada Tahun 2019 saja hingga Bulan Juni, tercatat sudah 29 perkara penyalahgunaan narkotika yang sedang ditangani Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangka Selatan. Dari 29 perkara tersebut terdapat 32 orang tersangka.

"Hingga bulan Juni terdapat 29 perkara narkoba dengan jumlah tersangka sebanyak 32 orang," ujar Kepala Kejaksaan Negeri Bangka Selatan, Safrianto Zuriat Putra melalui Kasi Intelijen, Dody Prihatman Purba, Jum'at (28/6/2019).

Dody mengatakan, dari total 29 perkara tersebut sebanyak 21 perkara sudah masuk proses persidangan, dan sebanyak 12 perkara sudah mendapat keputusan hukum tetap atau inkrah.

Perkara narkoba sejauh ini disampaikan Dody, merupakan perkara terbanyak dari perkara lainnya yang sedang ditangani Kejaksaan Negeri Bangka Selatan.

"Sejauh ini perkara narkoba mendominasi dari perkara lainnya," imbuh Dody.

Dody mengakui perkara narkoba memang cukup menjadi perhatian serius oleh Kajari Basel, Safrianto Zuriat Putra.

"Beliau (Kajari--red)  menekankan agar penanganan perkara narkotika dilaksanakan secara profesional sesuai dengan prosedur yang ada, dan melakukan penuntutan secara maksimal dengan tujuan sebagai efek jera, dan  narkoba merupakan mu



1   2