Aparat, LSM dan Wartawan Diminta Tak Bekingi Trawl

Aston    •    Jumat, 05 Juli 2019 | 21:15 WIB
Lokal
Musani, Anggota DPRD Kabupaten Bangka Selatan. (Ist)
Musani, Anggota DPRD Kabupaten Bangka Selatan. (Ist)

TOBOALI, www.wowbabel.com – Permasalahan kapal trawl di Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mendapat sorotan dari angota dewan. Wakil rakyat daerah setempat berharap pemerintah segera menindaklanjuti permasalahan tersebut, jika lamban dikhawatirkan terjadi konflik sosial.

“Jika memang jaring trawl nelayan hendak diganti menjadi jaring yang ramah lingkungan ya dianggarkan, diganti yang ramah lingkungan, jangan dibiarkan terus-menerus seperti ini akan timbul konflik sosial dan konflik horizontal,” ujar Musani anggota DPRD Basel kepada wartawan, Jumat  (5/7/2019).

Ia mengatakan, aktivitas ilegal seperti trawl dan lainnya akan berjalan dengan aman jika ada yang mengkoordinir dengan baik.

 “Untuk itu, saya mengingatkan agar aparat, LSM bahkan wartawan, janganlah tergiur ataupun sengaja memberikan ruang atas aktivitas-aktivitas ilegal ini, jika diberi ruang mereka untuk bekerja, maka aktivitas ilegal ini akan berlangsung terus menerus terkesan pekerjaannya dilindungi” tutur politisi PKS ini.

Ia mengajak semua pihak untuk memperhatikan aspirasi para nelayan yang berjuang menyampaikan aspirasinya hingga berulang kali ke Gubernur, Kapolda dan Ketua DPRD Babel tetapi solusi kongkritnya belum ada.

“Ini pun mungkin jika tidak dikeluhkan nelayan kembali mungkin tidak ada penertiban trawl yang dilakukan aparat, mari duduk bersama kita carikan solusi terbaik," imb



1   2