Mulkan Minta Pemdes Turunkan Angka Stunting

Dwi H Putra    •    Sabtu, 06 Juli 2019 | 16:19 WIB
Lokal
Bupati Bangka, Mulkan SH MH.(dwi/wb)
Bupati Bangka, Mulkan SH MH.(dwi/wb)

SUNGAILIAT, www.wowbabel.com -- Bupati Bangka, Mulkan SH MH saat menutup kegiatan bimbingan teknis penatausahaan perpajakan yang diikuti aparatur pemerintah desa (Pemdes) se-Kabupaten Bangka, mengimbau kepada apatur desa untuk menurunkan angka stunting di desa masing-masing.

"Saat ini dari delapan kecamatan tinggal beberapa kecamatan saja yang masih ada stunting, Kecamatan Mendo Barat yang masih tinggi angka stunting yakni sebesar 39,1 persen," kata Mulkan di Sungailiat, Sabtu (6/7/2019).

Dijelaskannya di Kecamatan Mendo Barat ada beberapa desa yang masih ada stunting seperti di Desa Kemuja sebesar 29 persen, Desa Cengkong Abang sebesar 25,3 persen, Desa Petaling dan Desa Mendo 25 persen, Desa Kace Timur 25 persen, Desa Air Duren 18 persen dan Desa Kota Kapur 24 persen.

"Di Kecamatan Merawang di Desa Jurung sebesar 29,4 persen, sedangkan terendah ada di Kecamatan Bakam di Desa Neknang sebesar 1,6 persen," jelasnya.

Menurutnya, stunting harus digaris bawahi, stunting merupakan musuh bagi masyarakat di Kabupaten Bangka, sebab merupakan faktor penghambat sumber daya manusia yang berkualitas.

"Pada tahun 2019 ini pemerintah pusat sudah menitikberatkan anggaran bagi pemdes untuk menganggarkan dari anggaran belanja tambahan (ABT) penurunan angka stunting," ujar Mulkan.

Ditegaskan Mulkan, maka setiap desa harus menyiapkan alat pengukur tinggi dan berat badan bagi masyarakat khususnya balita, supaya bisa diketahui setiap bulan



1   2