Masalah Lahan, Jokowi Sentil Siti Nurbaya dan Sofyan Djalil

Tim_Wow    •    Senin, 08 Juli 2019 | 20:22 WIB
Nasional
Presiden Jokowi saat memimpin sidang kabinet paripurna untuk membahas sejumlah hal yang berkaitan dengan ekono digelar di Ruang Garuda, Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (8/7/2019). (Foto: Rusman/Biro Kepresidenan)
Presiden Jokowi saat memimpin sidang kabinet paripurna untuk membahas sejumlah hal yang berkaitan dengan ekono digelar di Ruang Garuda, Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (8/7/2019). (Foto: Rusman/Biro Kepresidenan)

BOGOR, www.wowbabel.com - Tak saja Igantius Jonan dan Rini Suwarno yang ditegur Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat Rapat Paripurna Kabinet. Pada kesempatan tersebut, Presiden Jokowi  juga membahas soal investasi terutama yang berkaitan dengan kemudahan berusaha karena urusan lahan di Kementerian Kehutanan dan Lingjungan Hidup yang dipimpin Siti Nurbaya dan Sofyan Djalili Kepala Badan Pertanahan Negara .

Kepala Negara mengingatkan para menterinya untuk bisa mempermudah izin usaha, khususnya untuk investasi yang berkaitan dengan ekspor maupun barang-barang substitusi impor.

"Tapi kejadian yang ada di lapangan tidak seperti itu. Dari Kementerian Kehutanan misalnya masih lama, ini urusan lahan. Urusan kecil tapi ya ini menghambat," kata Jokowi.

Sementara di bidang pariwisata, Kepala Negara mencontohkan kondisi di Manado, Sulawesi Utara, yang baru saja ia kunjungi pekan lalu. Menurutnya, banyak pihak yang ingin membangun hotel di Manado tetapi terkendala masalah perizinan yang tidak segera terselesaikan.

"Hal seperti ini kalau bicara detail kita ini terbelit oleh rutinitas dan tidak berani melihat problem dan tantangan-tantangan yang riil kita hadapi. Sampai kapanpun kita tidak bisa menyelesaikan masalah-masalah yang ada. Saya kira kerja yang terintegrasi, kerja tim antarkementerian, yang harus didahulukan," tandasnya.

Sebelumnya, teguran diberikan Jokowi kepada Rini dan Jonan



1   2