Gugatan PBB ke-MK Berpotensi PSU

Endi    •    Rabu, 10 Juli 2019 | 19:27 WIB
Pilkada
Komisioner Bawaslu Babel, Jafri Habib. (wowbabel)
Komisioner Bawaslu Babel, Jafri Habib. (wowbabel)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com - Gugatan Partai Bulan Bintang (PBB) terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pangkalpinang ke Mahkamah Konstitusi (MK), terkait perselisihan hasil perhitungan suara Pemilihan Umum (Pemilu) 17 April lalu, berpotensi Penghitungan Suara Ulang (PSU).

hal ini ditegaskan Komisioner Bawaslu Babel, Jafri Habib, Rabu (10/7/2019).

Menurut Jafri, selisih perolehan suara yang dipersoalkan hanya satu suara dari perolehan suara pesaing terdekatnya, yakni Partai Nasdem.

"Kalau PBB itu memang ada selisih satu suara. Kita tidak tahu apakah yang akan terjadi. Tergantung hakim MK, kalau mereka memutuskan PSU bisa saja itu terjadi, karena selisih suara hanya satu," kata Jafri.

Selain partai besutan Yusril Ihza Mahendra itu, Partai Demokrat, Gerindra dan Berkarya juga mengajukan gugatan.

"Keterangan tertulis dan alat bukti lainnya sudah kita siapkan sejak minggu kemarin dan akan kita serahkan besok untuk menghadapi sidang pendahuluan 12 Juli ini," jelas Jafri.

Diketahui, PBB menggugat setelah perolehan suaranya untuk memperebutkan kursi terakhir di dapil III Kecamatan Gerunggang dan Tamansari, kalah satu suara dari perolehan suara Partai Nasdem. Dimana PBB mengumpulkan 1821 suara, sementara Partai Nasdem meraih 1822 suara. (dag/wb)