KISS Mendorong Ekonomi Bangka Belitung

ADVERTORIAL    •    Rabu, 10 Juli 2019 | 19:05 WIB
Lokal
Para investor berfoto bersama dengan Gubernur Bangka Belitung usai penandatanganan MoU investasi di KISS.(wb)
Para investor berfoto bersama dengan Gubernur Bangka Belitung usai penandatanganan MoU investasi di KISS.(wb)

BUPATI Bangka Selatan Justiar Noer, sudah sejak lama menyiapkan Sadai sebagai kawasan industri. Selain letak yang strategis, pihak pengelola kawasan (PT RBA) telah membebaskan lahan untuk kemudahan investasi seperti yang akan dilakukan Sinomach Group. Investasi yang berangkat dari sumber daya alam daerah bisa mendorong perekonomian masyarakat.

Rencana Kawasan Industri Sadai dan Sekitarnya (KISS) seluas 3.000 hektar,  yang sudah dibebaskan seluas 300 hektar. Di kawasan industri ini pula dalam rencana pemerintah daerah akan dibangun pelabuhan ekspor, perumahan, sarana umum, dan infrastruktur penunjang lainnya.

Baca Juga : Sinomach Dirikan Pabrik Hilirisasi Timah di KISS

“Ada beberapa jenis industri yang bisa dikembangkan di Sadai nantinya. Hari ini satu langkah sudah dimulai dengan masuknya Sinomach Group,” ujar Justiar.

Sedangkan Vindyarto Purba dari PT RBA menjelaskan proses panjang Sadai sebagai kawasan industri hingga mendatangkan calon investor dari China. Beberapa kementerian sudah didatangi dalam hal perizinan. Bahkan dokumen Sadai sebagai kawasan industri ini sampai ke tangan Presiden Joko Widodo.

Pihak pengelola juga sudah menjalin kerjasama dengan Kedutaan Besar China di Indonesia, termasuk perwakilan lembaga kamar dagang China terkait investasi di kawasan Sadai.

“Sudah tiga tahun prosesnya bersama dengan Pemkab



1   2      3