Tim Gabungan Hentikan Reklamasi Tanpa Izin di Tanjung Pandan

Robby_Salim    •    Kamis, 11 Juli 2019 | 00:07 WIB
Lokal
Pemasangan plang dan garis PPNS.(ist)
Pemasangan plang dan garis PPNS.(ist)

TANJUNGPANDAN,www.wowbabel.com -- Tim gabungan menghentikan kegiatan reklamasi pantai tanpa izin di Desa Air Saga, Kelurahan Tanjung Pendam, Kecamatan Tanjung Pandan, Kabupaten Belitung, Rabu (10/7/2019) lalu.

Tim gabungan ini terdiri dari  Penyidik PNS  Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), dan Kementerian Agraria Tata Ruang dan Badan Pertanahan Nasional (Kement ATR/BPN),  Korwas PPNS Bareskrim Polri serta Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Belitung.

Tim jugamemasang papan peringatan dan garis PPNS  di lima lokasi yaitu lokasi milik NH (inisial), lokasi milik PT PAN (inisial), lokasi milik PT BMMI (inisial), lokasi milik AL (inisial), dan lokasi HS (inisial).

Tindakan ini dilakukan setelah adanya pengaduan masyarakat atas kegiatan reklamasi yang merusak mangrove dan menghambat akses masyarakat ke laut.

Direktorat Jenderal Penegakan Hukum KLHK melakukan verifikasi lapangan dan pengumpulan bahan keterangan oleh Pengawas dan Penyidik Lingkungan Hidup dan Kehutanan, didapatkan fakta lapangan telah dilakukan kegiatan reklamasi tanpa ijin pada lima lokasi tersebut dan diduga telah terjadi dugaan tindak pidana perusakan lingkungan hidup.

Direktur Penegakan Hukum Pidana Ditjen Gakkum LHK, Yazid Nurhuda menerangkan sebagai penguatan komitmen penegakan hukum lingkungan hidup dan kehutanan untuk memberikan efek jera bagi pelaku Tindak Pidana Kejahatan Lingkungan Hid



1   2      3