Pemain Utama Pilkada 2020 di Babel

Jurnalis_Warga    •    Sabtu, 13 Juli 2019 | 16:23 WIB
Opini
Bambang Ari Satria (Direktur Eksekutif Real Politica/ Dosen STISIPOL Pahlawan 12)
Bambang Ari Satria (Direktur Eksekutif Real Politica/ Dosen STISIPOL Pahlawan 12)

Pilkada serentak 2020 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mencakup empat daerah yakni, Pilkada Bangka Barat, Pilkada Bangka Tengah, Pilkada Bangka Selatan dan Pilkada Belitung Timur.

Di Bangka Barat, petahana Markus yang baru saja dimerahkan menjadi bagian moncong putih dipertimbangkan untuk dicalonkan kembali. Sementara Nasdem dipastikan akan memasang Sukirman yang baru saja terpilih menjadi anggota DPRD Provinsi. Loncatan politik Sukirman dari legislatif ke eksekutif sangat rasional, apalagi 2015 lalu selisih suaranya hanya 250 dengan pemenang pilkada. Jika ingin menang Pilkada, Nasdem mesti merangkul PKS yang punya sejarah baik di Bangka Barat dan beberapa partai politik lain.

Upaya politik berikutnya adalah bagaimana Pilkada Bangka Barat disetting secara head to head untuk menantang Markus jika memang diusung PDIP. Namun hasrat politik yang besar dari masing-masing partai sangat sulit untuk membuat pilkada Bangka Barat dua pasang.

Sementara, untuk Pilkada Bangka Tengah, ada tiga klan politik yang patut diperhitungkan. Pertama adalah klan Petahana Ibnu Saleh dari Nasdem, kemudian klan PDIP dan klan Rosman Johan. Nasdem yang berhasil finish diurutan ketiga pada Pemilu 2019 barusan dan mengantongi tiga kursi tak bisa mengusung sendiri. Komunikasi politik dengan partai lain mesti getol dilakukan untuk menghadapi klan PDIP dan klan Rosman Johan.

Untuk PDIP, di Bangka Tengah petugas partainya paling siap. Ada Ketua DPD



1   2      3