Tambang Ilegal Bukit Panjang Mayang Memakan Korban

Yayuk    •    Rabu, 17 Juli 2019 | 17:15 WIB
Lokal
Lokasi Tambang Batu Timah Ilegal di Bukit Panjang dipasang gari polisi.(ist)
Lokasi Tambang Batu Timah Ilegal di Bukit Panjang dipasang gari polisi.(ist)

MUNTOK,www.wowbabel.com – Aktifitas tambang Ilegal di Bukit Panjang Desa Mayang Kecamatan Simpang Teritip memakan korban. Sebanyak tiga orang penambang terkubur tanah, Rabu (15/07/2019) malam.

Ketiga korban tersebut masing-masing Arbana (40), Kasir (37) dan Sampurna (20). Mereka seluruhanya adalah warga Desa Pangek dan Desa Peradaong Kecamatan Simpang Teritip.

Berdasarkan informasi yang didapat, kecelakaan tambang tersebut terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. Aparat desa mendapat kabar dari anggota hansip Desa Mayang, jika di Bukit Panjang terjadi kecelakaan tambang. Tiga orang tertimbun tanah saat sedang mencari batu yang mengandung timah.

Jenazah Kasir dan Arbana warga Desa Pangek ditemukan lebih dulu dan langsung jenazah dibawa ke kediaman masing-masing untuk disemayamkan. Kemudian pada Pukul 18.30 WIB barulah ditemukan jenazah Sampurna warga Desa Peradong langsung dipulangkan ke rumah duka.

Kapolsek Simpang Teritip Iptu Astrian Tomi SH MH mengatakan pihaknya sudah mendatangi TKP dan membuat garis polisi di lokasi kejadian.

"Kasus tersebut masih dalam penyelidikan dan untuk saat ini kami masih melakukan pemeriksaan saksi - saksi dan memasang tanda garis polisi di TKP," ujar  Iptu Astrian Tomi.

Kades Mayang, Joni, saat akan dikonfirmasi wartawan tidak bisa ditemui lantaran akan berangkat ke Pangkalpinang.

Sementara itu Sekretaris Desa Mayang yang enggan disebutkan namanya membenarkan warga yang meninggal du



1   2