VIDEO : Hindari Kejaran Petugas, Penambang Nekat Terjun ke Kolong 'Buaya'

Endi    •    Sabtu, 20 Juli 2019 | 16:13 WIB
Video Kite
Video kejar-kejaran petugas dan penambang liar. (dag/wowbabel)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Komar, seorang pekerja tambang lari pontang panting saat tim gabungan Satpol PP Provinsi Bangka Belitung (Babel), Kabupaten Bangka Tengah dan Kota Pangkalpinang, merazia mereka ketika bekerja di Kawasan Kolong Bravo, Kelurahan Dul, Kecamatan Pangkalbaru, Bangka Tengah, Jumat (19/7/2019).

Pria 56 tahun itu tak pikir panjang, dirinya bersama beberapa rekannya langsung nyemplung begitu saja ke dalam kolong keruh dengan ke dalam belasan meter, untuk menyelamatkan dari sergapan petugas.

Beberapa saat mereka pun menghilang dibalik tumbuhan air yang tumbuh subur di sisi kolong. Sebuah penyamaran dan pelarian sempurna karena Satpol PP tak sanggup menggapai medan persembuyian Komar dan rekan-rekannya.

Padahal resiko lebih besar mengintai mereka, karena tempat mereka bersembunyi merupakan sarang reptil ganas seperti buaya dan ular.

Sementara suara teriakan anggota Satpol PP tak jua mengurungkan niatan para penambang berlari.

"Jangan lari, woii jangan lari, kami tidak mau tahu alat tambang ini harus dibongkar segera, jam 4 sore kami balik lagi kesini, kalau juga tidak di bongkar kami akan bakar," ancam anggota Satpol PP sembari bergerak merapat ke lokasi median TI berada.

Menjadi pekerja ilegal bukanlah cita-cita Komar, namun urusan perutlah yang memaksa ia terjun dan bergelut dengan pekerjaan itu.

Diusianya yang tidak lagi muda,



1   2      3