Kapolres Basel Sempat Bantah Kasus Dugaan Oknum Aniaya Santri

Aston    •    Senin, 22 Juli 2019 | 13:51 WIB
Lokal
Kapolres Kabupaten Bangka Selatan (Basel), AKBP Aris Sulistyono.(as/wb)
Kapolres Kabupaten Bangka Selatan (Basel), AKBP Aris Sulistyono.(as/wb)

TOBOALI,www.wowbabel.com -- Kapolres Kabupaten Bangka Selatan (Basel), AKBP Aris Sulistyono sempat membantah jika anggotanya dilaporkan telah melakukan penganiayaan terhadap seorang santri. Kapolres berkilah bahwa, tidak ada kasus melainkan hanya salah paham saja dan sudah diselesaikan dengan cara kekeluargaan.

"Salah paham saja dan sudah saling memaafkan," ujar AKBP Aris Sulistyono dikonfirmasi wowbabel.com pada Kamis (18/7/2019) malam lalu.

Saat disinggung bahwa oknum anggota yang melakukan penganiayaan sudah dilaporkan ke pihak Propam Polres Basel, AKBP Aris kembali membantah hal tersebut.

Sama halnya ketika ditanyakan  apakah kasus tersebut tidak diteruskan lagi karena kedua belah pihak sudah berdamai seperti yang ia tegaskan, namun AKBP Aris justru meyakinkan wowbabel.com bahwa tidak ada kasus yang dimaksud. 

" Tidak ada kasus mas...," ucapnya.

Mendengar hal tersebut, wowbabel kembali menanyakan kepastian kebenaran kasus tersebut  mengingat  kabar orangtua korban sudah membawa anaknya melakukan visum di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangka Selatan, kabar itu akhirnya dibenarkan AKBP Aris seraya mengaku memang arahan dirinya selaku pimpinan.

"Y itu arahan saya mas," kata Aris singkat.

Namun, kasus ini mulai heboh di media sosial  Minggu (20/21/2019), barulah AKBP Aris memastikan kebenaran informasi penganiayaan yang dilakukan oknum polisi kepada santri di TPA Al-Istiqomah di JL AMD (Perumnas Guru), Tobo



1   2