Bangka Barat Jalur Masuk Narkoba ke Babel

Chairul Aprizal    •    Senin, 29 Juli 2019 | 15:02 WIB
Lokal
Kepala BNNP Babel menjadi narasumber Talkshow Diseminasi Informasi P4GN bersama Bupati Bangka Barat, dan Ketua Granat (Gerakan Anti Narkoba) serta perwakilan PT. Timah Yahya Nugraha sebagai narasumber. (Chairul/wowbabel)
Kepala BNNP Babel menjadi narasumber Talkshow Diseminasi Informasi P4GN bersama Bupati Bangka Barat, dan Ketua Granat (Gerakan Anti Narkoba) serta perwakilan PT. Timah Yahya Nugraha sebagai narasumber. (Chairul/wowbabel)

MUNTOK, www.wowbabel.com - Kepala BNNP Bangka Belitung, Drs. Nanang Hadiyanto mengungkapkan Kabupaten Bangka Barat (Babar) termasuk salah satu jalur masuk narkoba paling rawan di Babel.

Hal ini disampaikannya saat menjadi narasumber Talkshow Diseminasi Informasi P4GN bersama Bupati Bangka Barat, dan Ketua Granat (Gerakan Anti Narkoba) serta perwakilan PT. Timah Yahya Nugraha sebagai narasumber.

Acara tersebut dihadiri Forkopimda Bangka Barat, OPD di lingkungan Pemkab Bangka Barat, tokoh masyarakat, Agama, dan Pemuda Bangka Barat di Rumah kebun, Senin (29/07/2019).

"Secara nasional kita dengan jumlah penduduk 360 juta kalau dihitung satu hari 25 orang meninggal dunia tapi kalau ditanya Rumah Sakit gak ada yang jawab karena narkoba," ujar kepala BNNP Drs. Nanang Hadiyanto.

"Kita termasuk urutan ke 28 di semua provinsi, kemudian dari situasi ini semua kabupaten sudah ada yang terkena, kemudian untuk pemberantasan jumlah narkotika yang masuk dari Januari sampai sekarang sudah 25 kg yang masuk, itu sebagian besar dari Bangka Barat disamping dari bandar udara," ungkapnya.

Kata Nanang, dari tahun 2012 hingga 2019 perbandingan tertinggi ada pada tahun ini baru mencapai setengah tahun saja data BNNP menunjukkan barang bukti ekstasi sebanyak 4.787 butir dan Sabu-sabu sebanyak 25.389,65 gram, dengan jumlah kasus 10 total tersangka 20 orang laki-laki, dengan residivis 7 orang.

"Itu



1   2