Dua Penambang Tertimbun, Bukit Panjang Kembali Makan Korban

Chairul Aprizal    •    Selasa, 30 Juli 2019 | 23:49 WIB
Lokal
Lokasi longsoran tambang di Bukit Panjang Desa Mayang Kecamatan Simpang Teritip, Selasa (30/7/2019) sore. Dua penambang tertimbun longsoran tanah.(ist)
Lokasi longsoran tambang di Bukit Panjang Desa Mayang Kecamatan Simpang Teritip, Selasa (30/7/2019) sore. Dua penambang tertimbun longsoran tanah.(ist)

SIMPANGTERITIP, www.wowbabel.com -- Kawasan tambang Bukit Panjang Desa Mayang Kecamatan Simpang Teritip kembali menelan korban. Kali ini dua orang penambang terkubur di kawasan bukit tersebut, Selasa (30/7/2019) sore.

Sebelumnya pada tanggal 15 Juli 2019 lalu, tiga orang penambang tewas terbukur longsoran tanah di lokasi yang sama.

Informasi yang didapat wartawan, peristiwa tragis ini terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Dua orang penambang yakni Juhendri (33) dan Andi (32), warga Desa Mayang tertimbun tanah dan masuk ke dalam lobang tambang yang dalamnya mencapai belasan meter.

Sebelumnya keduanya bersama belasan penambang lainnya melakukan penambangan manual untuk memperoleh batu yang mengandung timah di kawasan Bukit Panjang Desa Mayang. Sekitar pukul 15.00 WIB, keduanya beristirahat sambil makan tak jauh dari lobang tambang. Namun tiba-tiba tanah di sekitar tempat duduk mereka longsor. Juhendri dan Andi tak dapat menyelamatkan diri dan terbenam ke dalam lobang tambang.

Sementara belasan penambang lainnya berhasil lari menyelamatkan diri. Lantaran kondisi tanah labil dan lobang terlalu dalam, maka rekan-rekan penambang lainnya tidak bisa berbuat banyak. Mereka langsung melaporkan kejadian itu ke aparat desa. Selanjutnya aparat desa melapor ke Mapolsek Simpang Teritip.

Kapolsek Simpang Teritip, Iptu Astrian Tomi SH MH, ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut dan dirinya hingga malam hari masih berada di lokasi.

"Ini



1   2